SULTENG

Tahun 2018 Inflasi Di Sulteng Menurun

PALU – Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah (BPS Sulteng), merilis peningkatan harga bahan pokok (Inflasi) di tahun 2018, yang mana jumlah keseluruhan Inflasi ditahun 2018 mencapai 3,13%, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2017 yang berkisar 3,61%.

Faizal Anwar Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah, kepada awak media mengatakan, Sebanyak 80 Kota di indonesia, (Inflasi), dua Kota di antaranya terdapat Inflasi tertinggi dan terendah, yaitu Kupang sebesar 2,09% dan Aceh sebesar 0,02%, sedangkan yang mengalami Deflasi tertinggi dan terendah ialah Sorong sebesar -0,15%, dan Kendari sebesar -0,09″. ungkap

“dari seluruh Inflasi yang terdata di tahun 2018, Penyumbang Inflasi terbesar yaitu, bahan makanan sebesar 0,68 % per Bulannya, dengan besar Inflasi keseluruhan yaitu, 3,41%, disusul Makanan jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 0,67 % degan total inflasi keseluruhan sebesar 3,91% “. ujar Faizal,Rabu (2/1/2019).

Inflasi sediri ialah, meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus, yang berkaitan dengan mekanisme pasar dan disebabkan oleh beberapa faktor yang menonjol seperti, meningkatnya konsumsi dipasaran.

“kenaikan harga pangan, atau terjadinya Inflasi pada bahan makanan di akibatkan dari sejumlah bencana alam, yang terjadi sepanjang tahun 2018, yang membuat suplai makanan dari daerah lain”.tandas Faizal.**

Reporter : Nirmala

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top