SULTENG

Takut Makan Ikan, Pedagang Ikan Merugi

PALU – Meski saat ini roda perekonomian Kota Palu pasca bencana pada tanggal 28 septeber 2018 lambat laun sudah sedikit demi sedikit membaik. Salah satunya pasar tradisional Masomba, Palu Selatan, yang sudah kembali beraktifitas sebagaimana biasanya. Para pedagang sudah ramai menjajakan jualannya dan pembelipun ramai memadati pasar. Namun, dibalik keramaian tersebut, masih ada saja masyarakat yang takut mengkonsumsi ikan laut.

Fajar salah satu pedagang di Pasar Masomba Palu Selatan, mengakui, penjualan Ikan masih tanpak Lesuh. masih ada sebagian masyarakat masih takut mengkonsumsi ikan, Pasalnya, warga takut ikan-ikan laut di daerah itu ada yang memakan jenazah korban gempa serta tsunami.

“Masyarakat masih takut mengkonsumsi ikan, katanya ikan makan daging manusia,”ujar Fajar, Rabu (16/1/19).

Dalam sehari Fajar hanya mendapatkan keuntungan sekitar 200 ribu rupiah, berbeda dari penghasilannya sebelum bencana mencapai 500 ribu rupiah perharinya. Para pedagang ikan ini terpaksa menjual murah ikan, agar dagangannya cepat habis walaupun keuntungan yang didapatkan sangatlah tipis.

Selain itu, Ada banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut, diantaranya masih banyaknya nelayan yang takut kembali kelaut untuk mencari ikan, sehingga para pedagang ikan harus mengambil ikan dari kabupaten Parigi Moutong dan kabupaten Banggai.**

Reporter : Nirmala

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top