Kota Palu

Sepi Pembeli, Harga Daging Ayam dan Ikan Menurun

PALU – Enam Bulan Pasca Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi, harga daging ayam dan ikan di Pasar Inpres Manonda, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengalami penurunan secara serentak di karenakan sepinya pembeli.
Salah satu pedagang daging ayam, Syahrul, menuturkan bahwa pasca bencana harga daging ayam potong menurun, dari harga awalnya Rp.70.000,- per ekor, menjadi Rp.55.000,- per ekor, hal ini disebabkan sepihnya pembeli didalam pasar.
“Ini juga disebabkan banyaknya stok daging, dan untuk mengurangi kerugian maka kami mengambil langkah dengan menurunkan harganya,” Ujar Syahrul, Jumat (01/02/19).
sementara itu berbeda dengan pedagang ikan, bahwa harga ikan masih terbilang stabil, karena banyaknya suplay dari berbagai daerah, diantaranya Provinsi Gorontalo, Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso.
“Harga daging turun gairah pembeli akan meningkat dan tentunya akan berimbas pada keuntungan, jika harga tinggi pada kondisi sekarang maka pedagang akan merugi lebih banyak lagi,” Tutur Firman salah satu pedagang ikan pada tim liputan Ramnews.net.***
Reporter: Faisal
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top