Kota Palu

Awal Tahun, Inflasi Kota Palu Tembus 0,21 Persen

PALU – Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah merilis perkembangan inflasi di Kota Palu, Jumat (01/02/19) pagi di Ruang Realese halaman BPS Sulteng Jl. Profesor Muhamad Yamin, Kelurahan Birobuli, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Tercatat Kota Palu mengalami inflasi sebesar 0,21% selama Januari 2019.

Faizal Anwar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah menerangkan bahwa, inflasi Sulteng, lebih rendah secara nasional tetapi year on year  lebih tinggi, dan untuk bulanan  masih lebih rendah dibandingkan  dua tahun terakhir.

“perkembangan inflasi Kota Palu dipicu juga dengan adanya ekspor impor selama tahun 2018, kita mengalami defisit, yang sebelumnya Januari sampai November kita surplus perdagangan. Artinya impor kita lebih banyak di sektor bahan baku, dan Desember kita mulai mengalami defisit perdagangan”. Ujar Faizal kepada awak media.

Kenaikan indeks harga yang mempengaruhi inflasi Kota Palu terdapat pada kelompok kesehatan yang mencapai 1,97%, kelompok bahan makanan 0,70%, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,41% serta perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,30%, kelompok sandang 0,29%, dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,07%. Sedangkan penurunan indeks harga terjadi pada kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan 1,05%.

Faizal menambahkan “Tantangan kita kedepan adalah nilai tukar petani yang saat ini mengalami penurunan dibawah seratus persen, sementara nasional lebih dari seratus. Artinya kenaikan harga yang harus dikeluarkan petani lebih tinggi daripada kenaikan harga yang diperoleh petani,” Jelasnya.

Dari 82 kota pantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional, sebanyak 73 kota mengalami inflasi dan 9 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,23 persen dan inflasi terendah di Kota Pematang Siantar sebesar 0,01 persen,  Sementara deflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 0,87 persen dan terendah di Kota Merauke sebesar 0,01 persen.****

Reporter : Khaidir Akmal 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top