SULTENG

Masyarakat Desa Kolono Tolak Tambang Pasir

MOROWALI – Masyarakat Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pagi tadi menggelar aksi didepan Kantor Bupati Morowali, Kamis (07/02/19). Aksi tersebut dilakukan karena adanya dugaan pelanggaran dalam proses pertambangan di Pesisir Pantai Desa Kolono bagian selatan.

Koordinator Aksi, Khasim, mengatakan bahwa perusahaan tambang tersebut melakukan pengambilan pasir pantai yang sudah keluar dari lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP), diketahui bahwa IUP itu atas nama bapak Sumantri.

Disela-sela aksi, masyarakat langsung diterima oleh Bupati Morowali, Taslim, untuk melakukan dialog. Taslim mengatakan bahwa ia akan mengeluarkan surat pemberhentian sementara aktivitas penambangan pasir yang dilakukan oleh perusahaan pak Sumantri, dan sekaligus menurunkan tim untuk meninjau aktivitas perusahaan tersebut.

“Apabila sudah terkumpul bukti yang kuat, maka saya akan melayangkan rekomendasi ke dinas ESDM Provinsi untuk dicabut IUP-nya.” Ujar Taslim kepada peserta aksi.

Khasim juga menambahkan, Kami akan terus mengontrol kesepakatan yang dibangun pada dialog tadi, dan apabila masih dilanjutkan aktivitas pertambangannya, kami akan kembali melakukan aksi yang sama dikantor Bupati.

Selain itu, peserta aksi juga menuntut agar pemerintah Kab. Morowali dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perizinan segera melakukan peninjauan kembali di lokasi penambangan tersebut.

“Masyarakat Desa Kolono berharap pihak pemda berkomitmen dengan kesepakatan dialog yang telah dilaksanakan, dan langsung memberhentikan aktivitas penambangan pasir pantai yang dilakukan bapak Sumantri.” Tegas Khasim.**

Reporter: Khaidir Akmal

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top